Sebuah langkah..

Sebuah langkah..

   Entah harus melangkah dari mana, entah harus mulai dari mana. 
Diam salah, bergerak pun salah, setiap kali mencoba melangkah selalu gagal. Setiap kali ingin diam, selalu rindu..
Hati ini lelah, tetapi hati ini juga lemah, entah sampai kapan,entah sampai mana. Itu lah semua hal yang selalu ku rasakan, yang selalu terbayang dan berkecamuk di dalam hati ini.
Kejam rasanya sang waktu membiarkan ku tergerogot sendirian dengan semua rasa ini.

  Ku coba sesekali membuka langkah kecil dari tempat ku berdiri, tetapi selalu ku tarik kembali dan aku pun kembali terdiam ditempat yang sama..
Ku selalu bertanya apakah diri ini tak pantas mendapatkan sebuah rasa yang berarti?
Lama sudah ku jalani, berawal dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan dan sampai di tahun ke tahun. 
Ku selalu mecoba memahami apa yang salah dari diri dan hati ku ini?

   Ya, dan ku pikir aku telah menemukan celah untuk memahami diri dan hati ini. Bukan kata "tak pantas untuk mendapatkan sebuah rasa yang berarti" tetapi selama ini, diri ini lah yang selalu menutup diri untuk merasakan semua hal itu kembali..
Dan telah ku pahami, sang waktu tidak pernah kejam membiarkan ku tergerogot sendirian dengan semua rasa yang berkecamuk didalam hati ku ini, jurstru sang waktu lah yang selalu setia menemaniku untuk memahami diri dan hati ini, sampai langkah kaki ini berani beranjak dari diam dan melangkah maju..

  Sekarang ku langkahkan kaki ini bergerak maju, karna telah banyak hal yang ku pahami dalam diam ku, bahwa semua hal yang terjadi dalam hidupku itu memiliki porsi dan artinya masing-masing,semua hal yang terjadi itu bukan sebagai penghenti langkahku, tetapi semua hal yang terjadi,adalah sebagai penentu kemana kaki ini harus melangkah selanjutnya.
Dan ku harap dilangkah ku yang selanjutnya aku tau kapan aku harus berhenti dan melangkah kembali..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My first writing

Diriku Dalam Sebuah Dimensi Waktu

Tentang perasaan yang tak kunjung usai